gemarang.desa.id - 4 perguruan yang ada di wilayah Desa Gemarang yaitu PSHT, PSHW, IKSPI, PSCP sepakat mendirikan Tugu Paseduluran. Dimana tugu tersebut dibangun atas inisiatif warganya dan didukung penuh oleh Kepala Desa. Dengan biaya bersumber dari iuran warga 4 Perguruan tersebut dan donasi dari masyarakat, akhirnya tugu Paseduluran diresmikan, Minggu (05/02).
Pembangunan tugu tersebut mengandung makna yang sangat mendalam, yaitu seperti semboyan negara kita "Bhineka Tunggal Ika", berbeda-beda tetapi tetap satu jua, Indonesia, begitu pula Tugu Paseduluran ini memberi makna walaupun kita dalam prinsip yang berbeda tetapi kita tetap bersaudara, walaupun di antara warga masyarakat Desa Gemarang terdapat beberapa perguruan pencak silat namun masih selalu menjaga persaudaraan atau paseduluran, tidak mudah goyah dipisahkan oleh adu domba.
Pembangunan ini memakan biaya kurang lebih Rp 14 juta, dengan tinggi 3 m dan lebar 4 m, tugu ini selesai dibangun dalam kurun waktu 2 minggu dan berlokasi di Dusun Ngadirejo. Pembangunannya pun dilaksanakan oleh masyarakat Desa Gemarang sendiri.
Pukul 07.00 WIB, semua warga sudah mulai berkumpul, acara diawali dengan kegiatan lari bersama kemudian potong tumpeng dan diakhiri dengan hiburan musik elektone.
Kepala Desa Gemarang, Dra. Sunarni, M.Pd sangat mendukung kegiatan ini, dalam kesempatan menghadiri peresmian tugu tersebut Sunarni menyampaikan apresiasinya,
“Tugu Paseduluran ini sangat bagus, bisa menjadi icon Desa Gemarang, yang mungkin di tempat lain belum ada hal seperti ini, semoga kedepan Desa Gemarang semakin rukun, paseduluran erat, tidak ada terjadi salah paham, fokus berkarya, fokus membangun desa" terang kepala desa.
Acara yang berlangsung sederhana namun semarak ini dihadiri pula oleh Kapolsek Kedunggalar beserta jajarannya, Ketua PSHT ranting Kedunggalar, Babinsa, Perangkat Desa, juga warga 4 perguruan.
Kapolsek menyampaikan "Ini adalah momen yang baik, menginspirasi, Desa Gemarang telah mengawali, dimana 4 perguruan bisa dipertemukan dan dipersatukan, tugu ini adalah simbol persaudaraan, sehingga nantinya kedepan jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh isu-isu, jangan pernah ada perseteruan yang mengatasnamakan perguruan" ucap AKP. Juwahir, S.H selaku Kapolsek Kedunggalar.
Diharapkan dengan dibangunnya Tugu Paseduluran 4 perguruan ini, sebagai masyarakat Desa Gemarang akan semakin erat dalam persaudaraan, bersama dalam membangun desa sehingga dapat terciptanya visi misi Desa Gemarang yaitu Gemarang MANTAB yang berarti Gemarang Maju, Aman, Tentram, Agamis, dan Berbudaya.