gemarang.desa.id - Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada 1.000 Hari pertama kehidupan, yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar usianya.
Hingga saat ini stunting masih menjadi prioritas penanganan masalah di setiap kabupaten. Begitupun di Kabupaten Ngawi, berbagai program terkait pencegahan pertumbuhan stunting menjadi prioritas penggunaan Dana Desa.
Di Tahun 2026 ini, Pemerintah Desa Gemarang bekerjasama dengan Puskesmas Gemarang menyelenggarakan kegiatan PMT Lokal yang diberikan kepada 11 balita berat badan kurang dilaksanakan selama 14 Hari, 14 balita berat badan tetap dilaksanakan selama 28 hari, 12 balita gizi kurang dilaksanakan selama 56 hari, 7 ibu hamil KEK (Kekurangan Energi Kronis) dilaksanakan selama 120 hari.
“Alhamdulillah, terimakasih kepada pemerintah, telah berupaya memperhatikan warganya, dimulai dari kandungan hingga putra putri kami lahir dan tumbuh berkembang, terus dipantau, diperhatikan dan diberikan gizi tambahan, dan diupayakan agar putra putri kami dapat tumbuh berkembang dengan baik dan sehat” ucap Margita salah satu ibu hamil yang mengikuti kegiatan PMT lokal.
Selama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, kader Posyandu desa bertugas membagikan PMT kepada balita dan ibu balita di rumah masing-masing, dan setiap hari Rabu, di Balai Desa dilaksanakan Penyuluhan Kesehatan oleh Dokter ataupun Bidan Desa dari Puskesmas dengan menghadirkan balita dan ibu balita tersebut.
Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penimbangan berat badan bayi, pemberian makanan tambahan bergizi, penyuluhan kesehatan dari dokter ataupun bidan.
"Mantap Desa Gemarang luar biasa-bentuk kelompok pendampingan Asi Eksklusif -rayapkan orang tua asuh secara berkala dan berjenjang secara berkelompok serasa lebih ringan
"Mantap Desa Gemarang luar biasa-bentuk kelompok pendampingan Asi Eksklusif -rayapkan orang tua asuh secara berkala dan berjenjang secara berkelompok serasa lebih ringan