gemarang.desa.id - Pemerintah Desa, Dinas sosial bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi mendatangi rumah Darso warga Dusun Sokosari RT 4 Desa Gemarang yang pada 5 September 2026 lalu mengalami kebakaran di rumahnya.
Kejadian kebakaran bermula ketika Darso yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan memiliki hewan piaraan kambing 2 ekor, menyalakan perapian (Dhiang) di dalam kandang yang berlokasi masih di dalam rumah belakang. Kemudian tanpa diketahui Darso, api mulai membesar dan merambat hingga keluar kandang dan menghabiskan atap rumah. Darso dan Minatin, istrinya yang masih dalam keadaan shock tidak tahu harus berbuat apa, kemudian berteriak-teriak memanggil warga sekitar agar membantu memadamkan api. Salah satu warga menghubungi damkar, namun api dengan cepat membakar dan menghabiskan rumah bagian belakang.
Kerugian dalam kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 30.000.000,-. Pemerintah Desa dengan sigap membantu warganya mencukupi administrasi agar hal tersebut dapat segera dilaporkan kepada pihak-pihak terkait, diantaranya Dinas Sosial dan BPBD. Kemudian Dinas Sosial, BPBD serta Pemerintah Desa mendatangi lokasi guna menyerahkan bantuan berupa sembako dan bahan pokok lainnya.
Kepala Desa Gemarang yang ikut hadir di lokasi dan juga menyerahkan bantuan berharap agar bantuan tersebut mampu sedikit mengurangi beban Darso dan keluarga.
“Kami dari Pemerintah Desa menyampaikan turut berempati atas musibah ini, semoga menjadikan pembelajaran yang lain agar kedepan lebih berhati-hati, namun demikian namanya musibah memang diluar kendali manusia,” ucap Kepala Desa.
“Apa yang kami berikan ini hanya sekedarnya, harapan kami agar mampu mengurangi sedikit beban yang dirasakan oleh korban,” pungkas Kepala Desa.
- Baca Juga : Pembinaan PBB-P2 Oleh Camat Kedunggalar
Kejadian ini meberikan peringatan kepada kita semua agar lebih berhati-hati, tidak sembarangan menyalakan api, membakar sampah, dan selalu waspada, mengingat saat ini juga musim kemarau dimana angin bertiup kencang, dan udara sangat kering menyebabkan kebaran mudah terjadi ketika ada pemicunya.